Jaman telah berubah. Itulah kata sebagian orang. Tapi menurut sebagian yang lain bukan jaman yang berubah tapi orang orang yang menjalaninya.
Jaman yang katanya serba canggih, orang menamainya jaman milenia. Dimana orang dapat berkenalan dengan seluruh penjuru dunia. Alhasil silaturahmi pun lebih luas. Tak ketinggalan juga dakwah. Namun, setiap sesuatu biasanya ada pasangannya. Mungkin yang pertama tadi adalah segi positif nya. Tapi disamping segi positif selalu ada sisi negatif. Karena orang di jaman ini begitu luas dalam perkenalan dengan orang dari belahan bumi manapun. Mereka merasa dunia telah merdeka, telah bebas, tanpa ada lagi Kungkungan.
Mereka bebas mengekspresikan dirinya sebagai contoh sedang sedih bikin status, sedang marah bikin satus, sedang bahagia juga dibikin status. Ini namanya lebay, kenapa?karena sejak jaman dulu perasaan sedih, marah dan bahagia Telah ada.
Kalau sendirinya lagi tak berekspresi ia melihat status orang lain apa yang terjadi kemudian bertanya tanya" emang si eta kunaon sih status na galau wae?" Timbul deh keponya.
Yang lebih mengerikan kepoin status orang dan merasa itu menuju padanya lah yang terjadi dia tersinggung bukankah itu baper namanya? Heh, sungguh jaman milenia ini terjadi pada jaman yang aku alami.
Apapun yang telah terjadi pada jaman ini tetap satu. Akhirat lah tujuan kita. Mungkin jika jaman ini telah berganti dengan jaman yang lain tetap kan hanya akan jadi sejarah? Sementara akhirat tetaplah ada.
Wallohualam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar